Beberapa hari yang lalu, saya membaca koran langganan saya, Kompas edisi weekend. Saya tertarik pada sebuah iklan yang terpampang di sana, di bagian bawah halaman. Sebuah iklan jasa perusahaan dealer otomotif yang kebetulan merupakan klien di perusahaan tempat saya bekerja.
Isi iklannya secara garis besar mempromosikan jasa perusahaan dengan deretan angka nomor telepon call center bagi publik yang ingin menghubungi. Yang membuat saya tertarik adalah dibawah nomor telepon dicantumkan juga alamat website perusahaan tersebut yang cukup eye catching. Menarik karena tidak banyak perusahaan yang mencantumkan alamat website nya di iklannya. Padahal website merupakan salah satu sumber informasi perusahaan, apapun itu, bagi publik.
Bayangkan sebuah iklan, sudah isinya singkat, hanya mencantumkan sejumlah deretan angka nomor telepon yang tidak mudah diingat. Apa yang terjadi? Mungkin tidak banyak yang akan mencari tahu lebih lanjut mengenai iklan tersebut. Kenapa? karena publik tidak diberi sarana pilihan untuk mencari tahu lebih lanjut. Website, merupakan salah satu sarana tersebut.
Jika demikian, website seharusnya tidak lagi menjadi “pajangan” semata, tampil apa adanya dan di update bila si admin sempat mengupdate. Lebih dari itu, website seharusnya menjadi salah satu kebutuhan penting dalam bisnis proses perusahaan.

Buat cwek mau g knl.
Berkunjung dan baca infonya, sukses ya. I Like Relationship.